Pemandian Aek Manik Simalungun

Pemandian Aek Manik Simalungun

Kecamatan Sidamanik terletak di Kabupaten Simalungun merupakan wilayah terkenal perkebunan yang menghasilkan teh  berkualitas terbesar nomor dua di Indonesia. Pada umumnya pengunjung berwisata kesini hanya sekedar menikmati udara sejuk serta keindahan panorama alam kebun teh. Apabila kita lebih mengenal lagi akan potensi alam kecamatan Sidamanik, maka akan mengetahui destinasi wisata alam lainnya seperti pemandian Aek Manik Simalungun Sumatera Utara. Keindahan alam wisata ini begitu keren menyerupai sebuah kolam sumber mata air yang sangat jernih dan bersih.

Air di kolam pemandian Aek Manik sangat jernih membiru terlihat segar, kolam yang dibuat secara alam ini berada diantara rimbun-nya hutan dan perbukitan kecil. Keberadaan pepohonan rindang di sekitar kolam, membuat suasana tidak terasa panas bahkan terasa sejuk walau pun siang hari. Mulanya Pemandian ini merupakan aliran sungai biasa, namun terdapat sisi keunikan dimana air kolam tidak mengalir. Bila melihat dasar kolam maka akan terlihat hamparan pasir putih seperti pasir pantai yang sangat lembut dan beberapa bebatuan pegunungan berbagai ukuran, sehingga memberikan suasana asri mempesona.

baca juga : Pantai Garoga Tigaras

Wisata pemandian alam Aek Manik diberi nama oleh Bah Damanik. Hanya saja masyarakat sekitar lebih familiar dengan nama pemandian Aek Manik Simalungun. Pemandian air jernih Aek Manik terbentuk secara alami tanpa ada sentuhan manusia untuk renovasi ulang, lokasi tak begitu luas dan berada ditengah-tengah perkebunan teh dikelola oleh PTPN.

Sejarah Pemandian Aek Manik sebelum menjadi pemandian dan sebagai sumber irigasi sawah warga, tempat wisata pemandian Bah Damanik merupakan tempat pemandian raja Damanik dan keluarganya. Oleh sebab itu mengapa hingga sekarang pemandian Aek Manik Simalungun Sumatra Utara masih terjaga kebersihan dan kelestariannya. Hingga saat ini kawasan pemandian masih dijaga dan dikelola oleh keturunan raja Damanik. Makanya wisata ini disebut juga Bah Damanik, bila ditelaah makna Bah dan Aek berarti air dari bahasa Batak.

baca juga : Pantai Pondok Permai

Terlihat dinding kolam seperti ada bebatuan alami ukiran relief menghiasi sisi dinding yang terlihat sudah kusam berlumut. Ada pancuran aliran air dari atas membawa air bersih dari pegunungan terlihat begitu segar. Bahkan konon menurut warga setempat, Sangking bersihnya, air itu dapat diminum tanpa di masak terlebih dulu.

Sumber mata air sangat bersih, kata masyarakat sekitar dulu pernah ada produsen air mineral terkenal yang hendak mengambil air di lokasi pemandian sebagai kebutuhan produksi. Namun usaha mereka sia-sia saja, lantaran warga menolak keras akan tindakan perusahaan karena dianggap merusak alam. Sebab sumber mata air ini juga digunakan sebagai irigasi sawah warga.