Museum Negeri Propinsi Sulawesi Utara

Museum Negeri Propinsi Sulawesi Utara

Museum merupakan sebuah tempat wisata menarik yang selalu punya keunggulan tersendiri daripada obyek wisata lain. Pengetahuan berupa ilmu sejarah pun menjadi oleh-oleh yang abadi, yang tentunya akan selalu melekat dalam otak dan pikiran selepas berkunjung di Museum Negeri Sulawesi Utara. Museum Negeri Sulawesi Utara ini merupakan salah satu museum yang berada di kawasan Provinsi Sulawesi Utara. Menghadirkan sebuah kreasi mengenai ornamen sejarah yang berkaitan dengan manusia, alam, serta kebudayaan daerah sekitar provinsi Sulawesi Utara. Selain itu, Museum Negeri Sulawesi Utara ini juga dipilih menjadi salah satu museum yang di programkan sebagai “Revitalisasi Museum” di tahun 2011.

Ketika memasuki Museum Negeri Sulawesi Utara, Kalian akan di suguhi atraksi-atraksi yang menarik dari para barang koleksi yang dipertontonkan di sana. Karena koleksinya dapat dikategorikan cukup lengkap sehingga Kalian akan sangat menikmati setiap detail barang pamerannya. Museum yang telah di sahkan pada 9 Januari 1991 ini memiliki koleksi yang mencapai angka 2.810 buah.

baca juga : Curug Bidadari

Koleksi-koleksi tersebut dapat di klasifikasikan menjadi 10 jenis bidang, antara lain: geologika, biologika, arkeologika, historika, etnografika, filologika, seni rupa serta teknologika. Nah, 500 buah koleksi dari total keseluruhan koleksi di atas di buka untuk umum guna di pamerkan di Museum Negeri Sulawesi Utara. Benda-benda sejarah tersebut di dapat dari seluruh penjuru kota yang berada di naungan Provinsi Sulawesi Utara, seperti: Manado, Minahasa Selatan, Sangihe, Talaud, Sitaro, Bolaang Mongondow, dan beberapa kawasan lain yang masih berada di cakupan Sulawesi Utara.

Dengan bangunan yang terdiri dari tiga lantai serta halaman yang sangat asri, tentu Kalian dapat berkeliling menjajaki satu per satu ruangannya dengan rasa penasaran yang mengitari fikiran Kalian. Konsepnya sendiri, mengusung kebudayaan rumah adat ala Minahasa. Ketika menginjak di halaman depan, Kalian akan menjumpai koleksi ornamen kuno dari Adat Minahasa seperti Waruga dan beberapa benda kuno lainnya. Di Museum Negeri Sulawesi Utara ini, buah hati Kalian juga akan diberikan pengetahuan melalui sebuah gambaran mengenai cara membuat gerabah. Nah, selamat berwisata ya, Kalian.

baca juga : Danau Laut Tador

Untuk soal makanan, Kalian tak perlu khawatir akan kelaparan jika berkunjung ke Museum Negeri Sulawesi Utara ini. Karena ada satu kantin yang tersedia di kompleks museum, terletak di samping gedung pameran, menyajikan makanan dan minuman.

Akses jalan menuju ke Museum Negeri Sulawesi Utara ini cukup mudah. Hal ini karena lokasinya yang banyak dilalui oleh kendaraan umum. Kalian dari pusat kota cukup arahkan kendaraan menuju ke kawasan Teling, lalu menuju Masjid Raya Ahmad Yani , dari sini perjalanan Kalian sudah dekat yakni tinggal lurus mengikuti jalan saja sejauh 100 meter.