Museum Huta Bolon Simanindo

Museum Huta Bolon Simanindo

Tertarik mempelajari budaya Batak lebih jauh saat traveling? Coba datanglah ke Museum Huta Bolon Simanindo di Pulau Samosir. Tak hanya koleksi sejarah yang ada disana, beberapa rumah adat sengaja dilestarikan untuk dapat memberikan gambaran lebih jauh tentang budaya Batak. Berikut beberapa kumpulan foto yang dapat Anda jadikan inspirasi, jika Anda berkesempatan kesana.

Kabupaten Samosir memiliki atraksi wisata yang beragam. Mulai dari Danau Toba hingga hijau pebukitan dan tebing-tebing jadi pesona yang selalu mengundang kekaguman. Selain panorama alam, Samosir juga kaya adat, sejarah, seni, dan budaya.

baca juga : Pantai Pasir Putih Parbaba

Jika ke Samosir, datanglah ke Museum Huta Bolon Simanindo yang terletak di Jalan Pelabuhan Simanindo, sekitar 45 sampai 50 menit dari Pangunguran, pusat perkantoran Kabupaten Samosir. Museum ini merupakan peninggalan Raja Sidauruk yang sudah berusia ratusan tahun. Menjadi museum dan dibuka untuk umum sejak tahun 1969.

Karena merupakan kompleks raja maka berdiri megah bangunan utama milik Raja Sidauruk. Kemudian bangunan-bangunan kecil lainnya yang konon merupakan rumah para pengawalnya. Sangat terasa sekali atmosfir zaman lampau di masa kejayaan kerajaan ini. Nuansa magis pun juga sangat terasa ketika memasuki bangunan utamanya. Seolah sang raja masih bertahta di dalamnya.

baca juga : Pantai Situngkir

Museum Huta Bolon Simanindo yang buka pukul 09.00 hingga 17.00 itu memang mirip komplek perumahan kuno dengan halaman-halaman dan ruang terbuka yang luas. Keaslian bangunan kunonya masih terjaga, lengkap dengan ornamen-ornamen dan ukiran yang mempesona. Di museum ini dipamerkan koleksi Raja Sidauruk seperti perlengkapan adat, alat musik, pakaian adat, permainan tradisional, senjata perang, hingga patung sigale-gale. Lebih dari itu, jika datang tepat waktu bisa menyaksikan pertunjukan musik dan tari tradisional kuno yang menguarkan kesan magis dan terlihat indah ketika dimainkan dengan latar rumah-rumah adat. Pada sesi menjelang akhir pertunjukan, wisatawan diajak menari bersama. Kesempatan seperti itu biasanya langsung disambut turis asing dengan penuh kegembiraan.

Museum Huta Bolon Simanindo telah memiliki jadwal tetap pertunjukan, yakni setiap pukul 10.30. Jika ramai wisatawan, biasanya ada pertunjukan tambahan pada pukul 11.45.