Masjid Terapung Al-Aminah

Masjid Terapung Al-Aminah

Masjid Apung Al-Aminah Lampung menjadi salah satu destinasi ikonik di Kawasan Teluk Lampung. Masjid ini adalah yang pertama dan hingga kini menjadi satu-satunya masjid terapung di Sumatera. Bahkan masjid ini diklaim dengan predikat satu-satunya masjid terapung dengan bangunan tanpa tiang pancang ke dasar laut di Indonesia.

Karena keunikan serta keindahannya, Masjid Apung Al-Aminah Lampung menarik banyak pengunjung yang datang. Khususnya bagi mereka yang berkunjung ke Panti Sari Ringgung Lampung. Masjid ini semakin terkenal ketika fasilitas Pantai Sari Ringgung dipercantik. Banyak pengunjung pantai yang mengabadikan Masjid dengan berswafoto kemudian membagikannya di sosial media. Tak heran, Masjid ini pun menjadi viral di jagad dunia maya.

Masjid yang terletak 300 meter dari bibir pantai ini berdiri sejak tahun 2006 silam. Awalnya bangunan ini hanya berbentuk mushala. Namun, seiring kebutuhan beribadah masyarakat setempat yang semakin tinggi, bangunannya mulai diperluas. Kubah berwarna emas, atap berwarna hijau dan dinding tembok berwana putih, masjid ini secara ikonik mengapung di permukaan air laut. Ketika berada di Masjid ini, suguhan pemandangan lautan biru dan hijaunya perbukitan akan memanjakan mata.

baca juga : Museum Lampung

Kenapa Bisa Terapung?

Masjid apung di berbagai wilayah di Indonesia menggunakan tiang sebagai penyangga agar berdiri terapung diatas lautan. Namun berbeda dengan masjid Masjid Apung Al-Aminah Lampung. Masjid terapung ini menggunakan sistem keramba, sehingga dapat bergerak mengikuti gelombang air laut dan benar-benar terapung.

baca juga : Taman Purbakala Pugungraharjo

Luas dan Aktivitas di Masjid Apung Al-Aminah

Masjid yang memiliki luas sekitar 20 meter persegi iniĀ  mampu menampung sekitar 200 jemaah. Aktivitas keseharian yang dilakukan di dalam Masjid sama dengan Masjid pada umumnya yakni salat 5 waktu, pengajian dalam kurun waktu 1 minggu sekali, dan Tabligh Qur’an. Saar bulan suci Ramadhan, Masjid ini juga digunakan untuk salat tarwaih. Masjid ini digunakan oleh masyarakat sekitar yang jumlahnya sekitar 70 rumah. Bagian halaman masjid adalah keramba warga. Sementara pada bagian pojok kanan bagian depan masjid ada semacam pondokan yang bisa digunakan untuk bersantai.

Cara Menyeberang ke Masjid Apung Al-Aminah

Karena lokasinya terpisah dengan daratan dan tidak ada jembatan maka diperlukan perahu kecil untuk sampai ke masjid ini. Saat ini disediakan 2 perahu gratis untuk menyeberang bagi jemaah maupun wisatawan yang ingin berkunjung. Pihak pengelola Pantai Sari Rringgung juga menyewakan perahu yang bisa menghantarkan wisawan untuk sampai ke masjid ini.