Dolok Sanggul

Dolok Sanggul

Danau Toba yang Spektakuler di Sumatera Utara, hingga saat ini, sebagian besar telah dilihat dari sisi timurnya. Namun bagian selatan dari Danau Toba tidak kalah  menakjubkan dan belum banyak diketahui wisatawan. Dengan pembukaan Bandara Silangit, daerah yang indah ini, sekarang lebih mudah dijangkau.Dolok Sanggul, ibukota Kabupaten Humbang Hasundutan di Toba selatan adalah kota kecil yang patut Anda jelajahi. Terletak di pegunungan, dan diberkati dengan curah hujan yang tinggi, daerah ini dingin di malam hari dan  juga pada siang hari.

Dari barat ke timur, Lembah Bakara yang menakjubkan membentang di sepanjang pantai selatan Danau Toba, bentuknya seperti mangkuk. Mudah dicapai dari Dolok Sanggul, di sini dua sungai mengalir keluar ke danau. Sungai-sungai yang bernama Aek Silang dan Aek Simangira, keduanya berasal dari air terjun yang jatuh dari tebing yang tinggi. Dari titik ini, Anda dapat mengagumi pemandangan yang indah diantara lembah dan danau, benar-benar pengalaman yang mendebarkan.

baca juga : Gunung Sibayak

Terletak di antara desa-desa sekitar Lembah Bakara, terletak salah satu pemandangan alam paling spektakuler yang ditawarkan saat Anda berkunjung ke Dolok Sanggul yaitu Air Terjun Binanga Janji. Air terjun Binanga Janji adalah salah satu air terjun paling indah di sekitar Danau Toba, terletak di desa Tipang. Gemericik air akan mengisi telinga Anda. Air terjun setinggi 20 meter ini tampil mengesankan bahkan selama musim kemarau.

Untuk membuat Anda tetap bugar  dan aktif sambil menjelajahi Danau Toba adalah mencoba secangkir kopi lokal yang spesial. Sumatera, dan khususnya Sumatera Utara, terkenal atas berbagai kopi yang lezat, yaitu Kopi Sidikalang, Kopi Mandailing dan Kopi Lintong. Lintong Nihuta yang merupakan bagian dari Kabupaten Humbang Hasundutan, adalah sebuah kota kecil yang telah menjadi identik dengan seluruh bagian selatan Danau Toba daerah dan oleh karena itu, kopi dari daerah selatan Danau Toba dijual menggunakan nama “Lintong”. Metode pengolahan yang melibatkan proses secara parsial diikuti dengan siklus pengeringan tiga tahap. Metode pengolahannya menciptakan aroma bersahaja dengan keseimbangan rasa manis dan pahit yang begitu istimewa untuk kopi Lintong.

baca juga : Air Terjun Betala

Masakan Toba tradisional didominasi berasal dari ikan air tawar yang hidup di sungai atau di Danau Toba, sementara hidangan populer yang dianggap suatu keharusan untuk dicoba adalah “Naniura”. Hidangan ini terdiri dari produk fermentasi ikan populer di masyarakat Batak. Metode pengolahan Naniura, dimulai dengan mengeluarkan isi perut ikan, kemudian mencuci ikan tersebut. Ikan dibersihkan sepenuhnya dan direndam dalam air lemon (asam Jungga), kemudian dicampur dengan bumbu seperti  bawang, jahe, kunyit, dan lengkuas. Proses fermentasi membutuhkan waktu sekitar 1-4 jam. Secara tradisional, Naniura terbuat dari ikan semakin langka (Neolissochilus thienemanni), spesies yang ditemukan secara eksklusif di Danau Toba. Saat ini, Ikan mas umum digunakan sebagai gantinya.

Dolok Sanggul jelas layak untuk dikunjungi. Pemandangan alam yang luar biasa akan mencuri perhatian Anda. Dolok Sanggul adalah pilihan terbaik untuk menikmati keindahan Danau Toba. Kota yang belum ramai tapi masih cukup dekat untuk mengunjungi jantung budaya dan tradisi Batak.