Danau Biru

Danau Biru

Bengkulu menyimpan banyak pesona alam yang tiada tara indahnya. Pesona wisata Bengkulu tak hanya Rafflesia Arnoldii atau Benteng Marlborough saja, atau Pantai Panjang. Jauh di pedalaman, tepatnya di desa Surau, kecamatan Taba Menanjung terdapat kawasan telaga biru nan eksotis. Danau Biru, demikian penduduk lokal biasa menyebutnya.

Danau Biru terletak di wilayah kabupaten Bengkulu Tengah. Jaraknya sekitar 8 kilometer dari pusat kota Karang Tinggi, yang juga ibu kota kabupaten Bengkulu Tengah. Sebagai kabupaten yang baru terbentuk tahun 2008, sarana/prasarana di wilayah ini masih dalam proses pembangunan. Makanya untuk bisa sampai ke Danau Biru, wisatawan bisa menggunakan transportasi mobil dan motor. Demi efektivitas waktu dianjurkan memakai sepeda motor saja ke Danau Biru. Sebab jarak tempuhnya hanya satu jam perjalanan. Kalau mau jalan kaki, bisa makan waktu sekitar tiga jam. Jangan lupa sediakan uang kas, karena di sekitar danau tak ada ATM.

baca juga : Bukit Kandis

Setiba di lokasi Danau Biru, silakan menitipkan kendaraan kepada masyarakat sekitar. Dijamin aman, sebab rata-rata penduduk di kawasan Danau Biru terkenal ramah kepada para pengunjung. Inilah kejutan pertama saat berwisata ke Danau Biru. Ternyata Danau Biru itu bukan hanya satu telaga tapi ada empat telaga! Setiap danau berjarak sekitar 20 menit perjalanan.

Untuk bisa mengitari keempat danau butuh waktu sekitar satu jam lebih. Dijamin rasa letih atau kelelahan melintasi jalan berbatu bakal hilang seketika saat melihat warna danau yang kebiru-biruan. Sekadar info, Danau Biru terbentuk lantaran aktivitas tambang batu bara di masa lalu. Dianjurkan agar melibatkan para penambang di sekitar danau untuk jadi pemandu wisata agar lebih leluasa menikmati panoramanya.

baca juga : Bendungan Air Nipis

Perjalanan menikmati Danau Biru melewati jalan berbatu yang ukurannya cukup besar-besar dari awal perjalanan hingga danau terakhir tentu sangat membutuhkan tenaga dan bekal yang cukup banyak. Jika waktunya tepat, maka penjelajah dapat meminta tuntunan arah pada warga yang hingga saat ini masih melakukan aktifitas tambang di tebing Danau Biru.

Lelah dan gerah para wisatawan tentu akan sirna seketika saat berhasil mencapai lokasi Danau Biru. Danau indah yang masih sangat natural, belum banyak di ketahui dan dikunjungi oleh para wisatawan baik itu dengan tujuan berlibur maupun tujuan untuk menjelajahi alam. Danau dengan air berwarna biru muda yang sempurna dan berwarna hijau bila terkena terik matahari saat siang hari. Hijaunya pepohonan dan damainya alam akan meneduhkan kelelahan para wisatawan. Yang tersisa hanyalah keinginan untuk segera menikmati segarnya air danau dan bersatu dengan alam yang menakjubkan.