Air Terjun Sindang Kelingi

Air Terjun Sindang Kelingi

Berbicara mengenai objek wisata di Bengkulu, memang kurang begitu tenar seperti beberapa wilayah lainnya. Tetapi, saat ini sudah banyak yang mulai memposting objek wisata yang mempunyai potensi yang nantinya bisa menjadi viral. Seperti halnya, Air Terjun Sindang Kelingi ini. Bagi anda yang berada di luar jawa pasti belum pernah mendengarnya.

Objek wisata ini memang mempunyai keindahan yang tidak akan pernah bisa anda lupakan sedikitpun. Bahkan, saat berkunjung ke sini, anda pasti ingin berkunjung ke sini lagi. Pesonanya yang hijau dengan suasana asri nan meneduhkan membuat banyak wisatawan datang dan pergi silih berganti.

baca juga : Pantai Lais

Air terjun ini memiliki karakteristik yang cukup unik. Dimana, samping kanan dan kirinya merupakan tebing nan megah yang ditumbuhi oleh beberapa pepohonan hijau yang membuat siapapun pasti setuju bila kawasan ini adalah tempat yang wajib untuk anda kunjungi bila berada di Bengkulu.

Debit air disini cukup deras. Inilah daya tarik yang membuat banyak wisatawan mulai berdatangan. Disarankan untuk tidak dekat-dekat dengan alian air terjun ini. Kondisi anginnya yang cukup kencang, membuat percikan airnya membasahi anda. Sehingga, akan basah kuyup, jadi jangan lupa pula membawa baju ganti.

baca juga : Pantai Banyu Tibo Pacitan

Keindahan lain dari air terjun ini adalah hadirnya bebatuan yang terlihat berjajar begitu rapi. Anda bisa jadikan tempat ini sebagai spot foto atau memanfaatkannya dengan duduk-duduk dan menikmati dinginnya air terjun yang terasa begitu menyegarkan bila anda datang berkunjung pada siang hari.

Objek wisata ini terletak di Desa Sindang Jati, Kecamatan Sindang Kelingi, Kabupaten Rejang Boleng, Bengkulu. Menuju ke objek wisata ini sebenarnya tidak terlalu sulit. Bagi anda yang berasal dari luar Pulau Sumatera anda wajib memasuki kota Bengkulu terlebih dahulu melalui jalur udara.

Selanjutnya, dari bandara Fatimah Soekarno Airport lanjutkan dengan menggunakan kendaraan pribadi. Di Bengkulu sendiri sudah ada beberapa tempat untuk menyewa kendaraan pribadi mulai dari harga yang paling murah 300 ribu rupiah hingga yang paling mahal 700 ribu rupiah per 24 jam.

Menariknya, anda bisa meminta untuk mengantarnya ke Bandara lho. Nah, dari bandara ini anda bisa menggunakan jalan Bengkulu – Kepahiang. Untuk rutenya cukup mudah. Setelah keluar dari Bandara Fatimah anda bisa melanjutkannya ke jalan Lintas Barat Sumatera. Lalu, masuk ke jalur durian depun. Sejauh 2 jam 17 menit.

Lanjutkan kembali menuju ke Jalan Dua jalur hingga Simpang Nangka, selanjutnya, anda akan masuk ke jalan Raya Curup – Lubuk Linggau. Setelah dari sini anda bisa bertanya kepada para warga karena, papan petunjuk menuju ke objek wisata ini memang belum terlalu banyak.

Setelah anda sampai di tempat parkir, anda bisa melanjutkan perjalanan menuju ke objek wisata dengan jalan kaki. Banyak puing-puing dan peninggalan belanda yang akan anda temui. Tetapi, disarankan bagi anda yang ingin ke sini harus berhati-hati karena, jalannya yang curam dan juga licin.