Danau Weekuri

Danau Weekuri

Danau Weekuri berbentuk lonjong dengan panjang sekitar 150 meter ke daratan, lebar terjauh 50 meter, serta kedalaman bagian kiri sekitar 3 meter dan bagian kanan 5 meter saat laut pasang. Saat air danau surut, dasar danau terendah hanya sekitar 30 cm dan hanya tampak pasir putih mengilap.

Weekuri berasal dari bahasa Sumba, yakni wee artinya air dan kuri artinya parutan atau percikan. Weekuri artinya air hasil parutan karang yang menerobos ke daratan, kemudian membentuk danau.

Rerimbunan pohon mengelilingi bibir danau membuat suasana sangat sejuk. Di bibir danau dibangun sebuah rumah kecil dari kayu bulat. Tempat itu disiapkan pedagang untuk menjual kain tenun ikat khas Sumba, gelang, akar bahar, dan berbagai suvenir khas Sumba.

Batu-batu gua di bibir danau membentuk stalagtik dan stalagmit yang begitu indah. Pengunjung sering memanfaatkan gua alam itu untuk berteduh dan bersantai. Pada bibir pantai terdapat batu-batu karang raksasa.

baca juga : Danau Kelimutu

Di atas batu-batu karang raksasa yang menjembatani danau dan air laut, tumbuh pohon-pohon karang, seperti kaktus serta bunga-bunga karang. Kondisi karang itu tidak rata tetapi naik dan turun, bahkan di beberapa bagian tampak seperti bunga karang.

Danau Weekuri  terletak di Desa Kalenarogo, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur. Danau Weekuri terletak sekitar 60 kilometer dari ibu kota kabupaten, Tambolaka.

Danau Weekuri yang berwarna hijau kebiru-biruan ini merupakan danau yang sangatlah unik. Khususnya dari kandungan airnya yang asin dan payau. Sebenarnya danau ini adalah sebuah laguna yang terbentuk dari air lautan lepas yang berada di kisaran danau.

Air tersebut masuk dari celah-celah bebatuan yang berada di gugusan karang sekitaran danau. Selain sifat air payau yang dibawa dari laut, uniknya lagi di danau ini terdapat beberapa titik sumber mata air yang membuat gradasi warna air di danau ini bervariatif.

Ada yang berwarna biru cerah, biru sedikit kehijau-hijauan. Bahkan ada yang rasanya hangat dan ada yang dingin. Keunikannya sangat jarang ditemukan pada danau-danau lainnya di Indonesia!

baca juga : Tahura Murhum

Danau Weekuri memiliki air yang sangatlah jernih dengan kedalaman air yang tak cukup dalam, sehingga sangat cocok digunakan oleh pengunjung untuk sekedar bermain air dan berenang. Tersembunyi di balik pepohonan rimbun dan semak belukar serta jauh dari keramaian kota, suasana di sekitar danau terasa masih sangat asri.

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Pengunjung bisa bermandi ria dan berenang sepuas-puasnya. Karena kadar garamnya tinggi, orang pun bisa mengapung tanpa harus menggunakan pelampung dalam waktu cukup lama. Bagi yang kurang pandai berenang tak perlu khawatir. Sebab warga sekitar juga menyiapkan ban mobil untuk berenang tanpa mematok harga.

Danau Weekuri juga dikelilingi batuan cantik yang sering dijadikan tempat berteduh. Ada pula batuan gua yang membentuk bundaran seolah melindungi danau itu dari hempasan gelombang laut. Batuan gua yang berbentuk oval dengan panjang sekitar 150 meter dan lebar 50 meter itu membuat danau lebih tenang dan tidak berombak.

Tips untuk yang mau berenang di danau Weekuri, ada beberapa bagian yang dangkal dengan pasir putih dan ada beberapa bagian yang agak dalam. Beberapa pengunjung ada yang  dibuat penasaran, dengan ada apa di bawah bagian yang dangkal.

Ternyata ada banyak ikan besar-besar dan warna warni yang hidup diantara karang-karang. Karena belum ada fasilitas untuk ganti baju, jadi pengunjung umumnya berganti baju di renang di balik pepohonan.